Kita ketahui bahwa masih banyak jenis primata dari kelompok Presbytis di Indonesia yang belum menjadi prioritas dalam upaya konservasi. Melalui kajian bioekologi dan konservasi Lutung Sentarum yang dilakukan oleh Fahutan IPB dengan dukungan program TFCA Kalimantan (KEHATI).

Dalam buku ini dikupas secara komprehensif berbagai aspek dari lutung sentarum, yaitu aspek biologi yang meliputi taksonomi, karakteristik morfologi serta analisis DNA dengan pendekatan mitokondria; aspek ekologi yang mencakup sebaran dan karakteristik habitatnya, koeksistensinya dengan kehidupan masyarakat, maupun kohabitasi dengan primata jenis lainnya, perilaku, dan wilayah jelajahnya. Aspek bioekologi satwa liar ini merupakan pertimbangan dasar dalam upaya pelestarian di habitat alaminya. Dalam kajian ini juga diteliti masalah fenologi terkait keberagaman dan ketersediaan pakan maupun kalender musim dari pakan tersebut.

Tidak hanya aspek bioekologi, buku ini juga mengupas interaksi antara lutung sentarum dengan kehidupan masyarakat dalam kajian etnozoologi dan etnobotani, sehingga melengkapi informasi bioekologinya. Kajian etnobiologi ini penting untuk memastikan dukungan masyarakat sekitar untuk mengkonservasikan lutung sentarum, baik melalui penyelamatan populasinya dengan tidak melakukan perburuan, maupun melalui pemeliharaan habitatnya. Kajian ini juga membuktikan bahwa untuk melestarikan jenis-jenis satwa dan tumbuhan, tidak terlepas dari kondisi masyarakat dan gangguan yang ditimbulkannya.

Download dan baca selengkapnya disini