Laporan Tahunan TFCA Kalimantan 2025 merupakan wujud komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program konservasi hutan tropis melalui skema Debt for Nature Swap antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat. Program yang dikelola oleh Yayasan KEHATI ini berperan strategis dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati, peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, serta upaya mitigasi perubahan iklim di Pulau Kalimantan.

Sepanjang tahun 2025, TFCA Kalimantan berfokus pada penguatan tata kelola program, koordinasi multipihak, serta keberlanjutan implementasi hibah, khususnya melalui kelanjutan proses hibah Siklus 6 yang sebelumnya tertunda. Program ini juga diarahkan untuk mendukung prioritas nasional, termasuk konservasi badak sumatera di Kalimantan Timur melalui kemitraan strategis dengan lembaga pelaksana.

Hingga akhir 2025, TFCA Kalimantan telah bermitra dengan 81 lembaga, dengan mayoritas mitra telah menyelesaikan programnya. Total komitmen hibah mencapai Rp270,6 miliar, dengan tingkat penyaluran mencapai 82%, mencerminkan efektivitas pengelolaan pendanaan dalam mendukung berbagai inisiatif konservasi dan pemberdayaan masyarakat.

Capaian program mencakup berbagai aspek penting, antara lain perlindungan spesies kunci dan habitat, penguatan ekonomi berbasis hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan kebijakan di sektor kehutanan. Selain itu, TFCA Kalimantan juga aktif mendorong diseminasi pengetahuan melalui publikasi, webinar, dan kegiatan kolaboratif seperti Explore Kalimantan Fair 2025 sebagai upaya memperluas dampak program kepada publik.

Di sisi lain, pelaksanaan program tidak terlepas dari dinamika dan tantangan, termasuk kebutuhan penguatan koordinasi lintas pemangku kepentingan, optimalisasi sisa pendanaan hingga akhir program, serta penyesuaian strategi menuju fase penutupan program yang direncanakan pada tahun 2028. Oleh karena itu, TFCA Kalimantan terus mengembangkan pendekatan strategis, termasuk perencanaan siklus hibah terakhir dan penguatan skema keberlanjutan program.

Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi momentum penting dalam memastikan keberlanjutan dampak program TFCA Kalimantan, baik dalam aspek konservasi keanekaragaman hayati, penguatan ekonomi masyarakat, maupun kontribusi terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.