Gotong Royong Restorasi Gambut Berhasil Mengurangi Kebakaran Hutan Sebesar 80%

Gotong Royong Restorasi Gambut Berhasil Mengurangi Kebakaran Hutan Sebesar 80%

Gotong Royong Restorasi Gambut Berhasil Mengurangi Kebakaran Hutan Sebesar 80%

30-01-2019/TFCA Kalimantan/Restorasi Gambut,Gambut,BRG,Hutan Desa

Selasa 29 Januari 2019 bertempat di Auditorium Manggala Wanabakti, TFCA Kalimantan berpartisipasi menghadiri acara 3 Tahun Restorasi Gambut di Indonesia.  Acara yang dihadiri dari berbagai unsur lembaga/kementerian, pemda, dan tokoh masyarakat  serta para penggiat gambut, perguruan tinggi, lembaga donor, LSM, wartawan,  dibuka oleh ketua BRG bapak Fuad Nazir dan dilanjutkan sambutan oleh wakil ketua IV DPR RI.

Dalam acara tersebut disampaikan capaian besar BRG selama kurun waktu 3 tahun restorasi berhasil mengurangi kebakaran hutan sebesar 80%, pembasahan dilakukan di 679,901 hektare area diluar konsensi, sebanyak 262 desa dan kelurahan ikut terlibat dalam pengelolaan gambut melalui Program Desa Peduli Gambut dan memiliki lebih dari 10 ribu kader restorasi di tingkat tapak.

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh para Kader Restorasi Gambut adalah pembuatan SIPALAGA (Sistem Pemantau Air Lahan Gambut) yang memungkinkan pemantauan Tinggi Muka Air di ekosistem gambut secara langsung (real time) dengan 142 unit alat sensor terpasang, devisa dari sektor kehutanan naik 10 M USD dari industri kehutanan hulu dan hilir, tingkat kepuasan masyarakat dan pemerintah derah pada restorasi gambut mencapai 76,72%, serta pendirian ITPC (International Tropical Peatland Centre) di LHK.

Berdasarkan dari hasil capaian yang telah dilakukan oleh BRG dengan mengkaitkan pada wilayah kerja TFCA Kalimantan mengenai restorasi gambut di Kalimantan Barat. Target restorasi gambut di Kalbar yaitu yaitu 119.634 ha dengan 5.988 ha di Kawasan Konservasi, 64.077 ha di area konsesi, dan 49.569 ha di HP/HL/APL tak berijin. Capaian restorasi Kalbar 2016 – 2018 mencapai 42.755 ha luas lahan terdampak dengan intervensi dari pendanaan APBN dan Mitra (Kemitraan dan ICCTF). Sumber pendanaan APBN melakukan kegiatan pembasahan berupa pembangunan sekat kanal sebanyak 279, dan sumur bor 126. Revitalisasi ekonomi 19 paket. Sementara mitra melakukan pembuatan sumbur bor 67, Sekat kanal 30, embung 18. Desa Peduli Gambut di Kalbar 2016 – 2018 total mencapai 39 desa.