TFCA-Kalimantan memberikan dana hibah dalam gelombang penerimaan proposal yang disebut Siklus  Hibah. Hingga tahun 2015, sudah ada 2 (dua) kali pembukaan siklus hibah dengan total 25 lembaga penerima hibah.

Pada siklus pertama, 9 (Sembilan) lembaga dari Jakarta, Bogor, Pontianak dan Samarinda, menandatangani Perjanjian Penyaluran Hibah. Adapun Sembilan lembaga penerima hibah di siklus pertama adalah sebagai berikut:

  1. Operation Wallacea Trust (Bogor),
  2. Yayasan PEKA Indonesia (Bogor),
  3. Yayasan BIOMA (Samarinda),
  4. Center of Social Forestry Universitas Mulawarman (Samarinda),
  5. Aliansi Organis Indonesia (Bogor),
  6. FORINA (Bogor),
  7. Yayasan PRCF Indonesia (Pontianak),
  8. Lembaga Gemawan, (Pontianak) dan
  9. Yayasan Penabulu (Jakarta).

 

Dalam implementasinya, TFCA Kalimantan memfasilitasi kegiatan konservasi, restorasi dan pemanfaatan hutan tropis secara  berkelanjutan di Indonesia, dengan mendukung Program Karbon Hutan Berau (PKHB) dan Program Heart of Borneo (HoB) di 4 kabupaten target yakni Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Berau.

Kesembilan lembaga ini selanjutnya akan melaksanakan kegiatan yang mencakup pengembangan pengelolaan hutan bersama masyarakat melalui penguatan pengelolaan kawasan lindung dan koridor; pengelolaan hasil hutan bukan kayu (HHBK); peningkatan mutu madu hutan organis; ekowisata dan ekonomi produktif; peningkatan penyerapan karbon hutan secara kemitraan; pengembangan hutan desa; pemanfaatan dan perlindungan perkebunan karet tradisional; konservasi orangutan; penguatan ekonomi masyarakat; serta penguatan kapasitas kelembagaan LSM dan KSM dalam pengelolaan sumberdaya alam/hutan lestari.