Kunjungan Dewan Pengawas Amerika Serikat TFCA Kalimantan dan Penandatangan Perjanjian Siklus 3 di Kabupaten Kapuas Hulu

Dewan Pengawas TFCA Kalimantan yang terdiri dari 4 unsur institusi (Pemerintah Amerika Serikat, Pemerintah Indonesia dan mitra kerjasama TNC dan WWF Indonesia) melakukan kunjungan ke lokasi kegiatan TFCA Kalimantan di Kabupaten Kapuas Hulu (30 Januari – 2 Februari 2017). Pada kesempatan ini kunjungan dilakukan ke 10 mitra TFCA Kalimantan (AOI, Lanting Borneo, KOMPAKH, FORINA, SAMPAN, Yayasan Dian Tama, Lembaga Gemawan, Forum DAS Labian Leboyan, ASPPUK, dan PRCF-Indonesia).

Kunjungan diawali dengan koordinasi ke pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yang disambut secara langsung oleh Bupati Kapuas Hulu. Pada kesempatan ini, Program Direktur TFCA Kalimantan menyampaikan perkembangan kegiatan pelaksanaan program TFCA Kalimantan, dimana terdapat 8 mitra TFCA Kalimantan yang sedang melaksanakan pemberdayaan masyarakat yang mendukung kegiatan konservasi secara nasional dan 2 mitra dalam proses penutupan kerjasama hibah program TFCA Kalimantan. Bupati Kapuas Hulu menyambut baik akan adanya program TFCA Kalimantan, dan berharap adanya sinergisitas dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten. Selain itu, dengan adanya koordinasi dan kunjungan ini, memberikan gambaran kepada pemerintah daerah mengenai program yang dilaksanakan oleh mitra TFCA Kalimantan, dan berharap dapat dilaksanakan beberapa kegiatan lainnya yang masih membutuhkan perhatian dalam bidang lingkungan, pertanian, dan kehutanan di Kabupaten Kapuas Hulu. Ungkap A.M. Nasir.

Foto bersama Dewan Pengawas TFCA Kalimantan dan BAPPEDA Kab. Kapuas Hulu.

Setelah melakukan koordinasi, Dewan Pengawas mengunjungi Desa Melemba, Desa Lebian, Desa Leboyan, dan Desa Manua Sadap. Lokasi tersebut merupakan lokasi kerja mitra TFCA Kalimantan yang meliputi lokasi kegiatan pemanfaatan madu hutan organik, ekowisata berbasis masyarakat, perlindungan ekosistem orangutan kalimantan, pengelolaan hutan berdasarkan kearifan lokal masyarakat setempat, restorasi kawasan DAS Labian Leboyan, penerapan sistem agroforestri, dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu berupa tanaman pewarna alami.

Kunjungan Dewan Pengawas TFCA Kalimantan disalah satu lokasi kerja mitra (ASPPUK) di Dusun Layam, Desa Manua Sadap Kec. Batang Lumpar Kab. Kapuas Hulu

Selain itu, dilakukan penandatanganan kerjasama program TFCA Kalimantan antara Yayasan KEHATI dengan LPHD (Lembaga Pengelola Hutan Desa) Bumi Lestari yang akan melaksanakan kegiatan pengelolan Hutan Desa di Desa Penepian Raya, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu. Penandatanganan kerjasama program ini juga telah dilakukan di Pontianak antara Yayasan KEHATI dengan Yayasan TITIAN beserta JARI Indonesia yang disaksikan oleh Kepala BKSDA Kalimantan Barat. Penandatangan perjanjian siklus 3 lainnya,  juga akan dilakukan di Jakarta dan Berau.

Foto bersama setelah penandatangan perjanjian siklus 3 antara Yayasan KEHATI dan Yayasan TITIAN dan JARI Indonesia di Kontor BKSDA Kalimantan Barat

Untuk informasi lebih lanjut follow fanspage facebook kami TFCA Kalimantan dan twitter @tfcakalimantan atau dapat menghubungi diemail : [email protected] dan atau [email protected]

Link berita terkait:

http://kalbar.antaranews.com/berita/346526/dewan-pengawas-tfca-kalimantan-kunjungi-kapuas-hulu

http://www.pontianakpost.co.id/desa-penepian-terima-dana-hibah

http://rayapos.com/aoi-tfca-kalimatan-olah-madu-hutan-kapuas-hulu/

http://pontianak.tribunnews.com/2017/01/31/kucurkan-rp-30-miliar-ke-10-lembaga-di-kapuas-hulu

 


Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Dewan Pengawas    

klhksm  usaid  logo-nature-notagline   wwf