The Tropical Forest Conservation Act (TFCA) disahkan tahun 1998, untuk membantu negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah yang memenuhi syarat  untuk menggantikan sebagian dari kewajiban utang mereka dalam bentuk mata uang lokal untuk mendukung kegiatan konservasi hutan tropis di negara tersebut. TFCA diimplementasikan melalui kesepakatan bilateral dengan negara-negara yang memenuhi syarat. Empat belas negara telah menandatangani 17 perjanjian TFCA pada Desember 2010 termasuk Indonesia. Amerika Serikat dan Indonesia menandatangani perjanjian TFCA pertama yang difokuskan pada konservasi hutan di Sumatera, disebut TFCA Sumatera (Informasi selengkapnya mengenai TFCA Sumatera di www.tfcasumatera.org).

Perjanjian TFCA kedua ditandatangani pada tanggal 29 September 2011, kerja antara Pemerintah Amerika Serikat (AS), Pemerintah Republik Indonesia (RI), dan juga The Nature Conservancy (TNC) serta Yayasan World Wide Fund for Nature Indonesia (WWF Indonesia) sebagai swap partner, untuk melindungi keanekaragaman hayati yang signifikan secara global, karbon hutan yang aman, meningkatkan kehidupan masyarakat yang secara konsisten turut melindungi hutan di Kalimantan (selanjutnya disebut  TFCA Kalimantan).

Program TFCA Kalimantan akan berlangsung hingga tahun 2019, dilaksanakan melalui penyaluran dana hibah yang dikelola oleh Administrator (KEHATI-Indonesian Biodiversity Foudation) kepada lembaga yang memenuhi syarat, dan proposalnya telah disetujui oleh Dewan Pengawas (Oversight Committee) TFCA Kalimantan (Baca selengkapnya tentang Oversight Committee di laman manajemen) .

Perjanjian TFCA terdiri dari 3 perjanjian yang saling terkait dan merupakan bagian integral dari satu sama lain, yaitu: (1) Debt for Nature Swap dengan menghormati Utang Utang tertentu oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Pemerintah Negara Serikat perjanjian, (2)Swap Agreement Biaya Kontrak antara Pemerintah Negara Serikat, The Nature Conservancy, dan Yayasan World Wide Fund forNatureIndonesia (WWF Indonesia), dan (3) Hutan Konservasi perjanjian (FCA) antara Pemerintah Republik Indonesia, The Nature Conservancy, dan Yayasan World Wide Fund for NatureIndonesia (WWF Indonesia).